Dec'15 - mg.1 NATAL : KRISTUS DATANG MEMBERIKAN KESELAMATAN

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

Tanpa terasa kita sudah berada dipenghujung tahun 2015 dimana Susana Natal sudah mulai terasa semarak, baik di pusat perbelanjaan, di sekolah-sekolah Kristen terlebih di gereja-gereja. Tentunya ini saat yang baik bagi kita untuk merenungkan kembali apa sesungguhnya makna natal itu bagi kita? Tentunya masing-masing orang akan memiliki jawaban yang bervariasi. Ada yang memaknai natal sebagai waktu untuk berkumpul bersama keluarga, ada yang memaknai natal sebagai sebuah perayaan sukacita (pesta), dan banyak lagi yang lainnya.

Natal itu sendiri berarti kehadiran ALLAH ditengah-tengah dunia (manusia). Beberapa referensi Alkitab yang bisa kita baca adalah :

  • Yohanes 1:1-3;14

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan…Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

  • Yesaya 7:14 ; Matius 1:23

“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.”

"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.”

Natal berarti TUHAN yang Maha Mulia, menjadi manusia dan diam diantara kita. Mengapa TUHAN menjadi manusia dan diam diantara kita?

1. Supaya Setiap Orang YANG PERCAYA KEPADA-NYA Tidak Binasa.

Firman  Tuhan jelas mengatakan bahwa semua orang telah berbuat dosa dan hilang kemuliaan ALLAH (Roma 3:23), dan upah dosa adalah Maut alias kematian kekal atau kebinasaan Kekal (Roma 6:23). Sejak jaman dahulu manusia berupaya untuk beroleh keselamatan dengan berbagai cara, yang kemudian kita kenal sekarang ini dengan agama (religion). Sayangnya, agama tidak menyelamatkan! Itulah sebabnya TUHAN YESUS datang ke dunia, agar setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa. Perhatikan ayat ini baik-baik, TIDAK SEMUA ORANG DISELAMATKAN DARI KEBINASAAN! HANYA MEREKA YANG PERCAYA KEPADA YESUS!

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.” (Roma 10:9-10).

PERCAYA kepada TUHAN YESUS memerlukan pengakuan, baik melalui perkataan maupun perbuatan (Yakobus 2:17-18). Artinya, setelah kita menjadi percaya, kita harus menunjukkan bukti / buah melalui perbuatan-perbuatan kita selaku orang percaya (Matius 3:8, Lukas 3:8).

2. Supaya Setiap Orang YANG PERCAYA KEPADA-NYA Beroleh  Hidup Yang Kekal.

Hidup yang kekal memiliki dua makna :

  1. Hidup kekal bersama dengan TUHAN YESUS di Sorga (yang akan datang).
  2. Hidup mengenal TUHAN (mulai dari kehidupan yang sekarang ini).

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Yohanes 17:3).

Kedua tujuan tersebut diatas didasarkan atas kasih ALLAH yang besar akan dunia ini. Bukan karena perbuatan manusia yang menjadikannya layak mendapat anugerah TUHAN. TUHAN menyediakan (providensia) bagi semua orang jaminan hidup yang kekal, tetapi untuk dapat menikmati anugerah yang sudah TUHAN sediakan itu, perlu ada transaksi, yaitu respon manusia berupa tindakan iman untuk percaya dan taat kepada YESUS. Natal : Kristus datang memberikan keselamatan bagi semua orang yang merespon keselamatan yang TUHAN YESUS sediakan serta mengerjakan keselamatan yang telah diterima dengan takut dan gentar (Filipi 2:12-13).

(Biarlah pada Natal tahun ini, kita mengevaluasi diri kita sudahkah kita memaknai natal dalam pengertian yang sesungguhnya).