Feb'16 mg-2 YABES

Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan.” Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

(1 Tawarikh 4:9-10)

Yabes, salah seorang tokoh dalam Alkitab yang sangat sedikit sekali diceritakan, sampai orang yang jarang membaca Alkitab mungkin bertanya : "memang ada ya tokoh Yabes dalam Alkitab?" Sekalipun sedikit sekali diceritakan, namun apa yang Yabes alami menjadi inspirasi bagi banyak orang serta telah mengubahkan hidup banyak orang karena Firman-Nya.

Nama 'yabes" sendiri tidak memiliki makna yang positif, sebab Yabes berarti kesakitan, penderitaan. Nama itu diperolehnya dari sang ibu yang menderita kesakitan saat melahirkannya.

Gembala Jemaat Induk kita memberikan tuntunan TUHAN bahwa di tahun 2016 ini, kita berdoa seperti Yabes berdoa. Ada beberapa menarik yang terkandung dalam doa yang disampaikan oleh Yabes :

1. Yabes Tidak Menyerah Dengan Situasi dan Keadaan.

Kesukaran, Kesakitan, penderitaan dan keadaan yang sulit tidak membuat Yabes menyerah dengan keadaannya dan membiarkan dirinya sendiri terpuruk. Justru keadaan yang demikian membuat Yabes menambatkan serta mengokohkan imannya. Yabes percaya hidupnya bisa berubah, itulah yang mendorong Yabes untuk berdoa.

Bagaimana dengan Anda? Apakah keadaan yang Anda rasa penuh dengan tekanan, kesukaran, penderitaan dan kesakita justru membuat Anda K.O. dengan keadaan, Anda merasa hidup anda telah berakhir dan tidak ada lagi pengharapan? Jangan menyerah...lakukan seperti yang Yabes lakukan : BERDOA!

Amsal 23:18 "Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang."

Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

2. Yabes Berseru Kepada ALLAH yang Benar.

Yes...Sekarang kita tahu bahwa dalan keadaan yang penuh tekanan, penderitaan, kesukaran dan kesakitan kita harus BERDOA. Pertanyaannya sekarang berdoa kemana? Berdoa kepada siapa?

Yabes tahu persis kepada siapa dia harus berdoa. Yabes berseru kepada ALLAH Israel. Penekanan "Allah Israel" memastikan bahwa Yabes berdoa kepada ALLAH yang benar. ALLAH YHWH yang kita kenal dalam YESUS KRISTUS.

Coba periksa hidup Anda? Sudahkah berdoa kepada Allah yang benar? Allah yang hidup dan yang memperhatikan serta peduli terhadap kehidupan kita?

Percaya dan Terima TUHAN YESUS KRISTUS sebagai TUHAN dan JURUSELAMAT pribadi Anda!

3. Yabes Berserah dan Bergantung Kepada TUHAN.

Dalam seruannya Yabes meminta kepada TUHAN agar dia diberkati, diperluas daerah, disertai TUHAN, dilindungi TUHAN dan dijauhkan dari malapetaka. Artinya Yabes menggantungkan keseluruhan aspek kehidupannya kepada TUHAN. Sebab Yabes kenal betul siapa ALLAH yang kepada-NYA Yabes berdoa. Dia satu-satunya ALLAH yang sanggup memberkati, memperluas, menyertai dan melindungi. Tiada ALLAH lain seperti DIA. Amin.

Mazmur 37:5-6 “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.”

4. Yabes Berdoa dengan Jujur (Tidak Munafik).

Satu hal yang sangat menarik dari doa Yabes adalah Yabes berdoa dengan jujut, Yabes berdoa dengan berani. Diperlukan iman yang besar untuk dapat berdoa seperti Yabes.

Berapa banyak dari kita berdoa dengan "tidak jujur" artinya apa yang di hati tidak sama dengan perkataan yang keluar dari mulut. Dalam hati kita berdoa minta rumah yang besar, mobil yang bagus, pekerjaan yang baik, bisnis yang berhasil, tapi karena kita punya perasaan sungkan akhirnya kita berdoa : "Tuhan..aku minta rumah..gak mesti yang besar Tuhan.. Yang sedaaaaang saja..." Sama Mobil gak usah yang bagus-bagus Tuhan...cukup minivan saja.."

Yabes tidak demikian. Yabes tahu apa yang diperlukan agar hidupnya mengalami perubahan dan yang terpenting Yabes tahu kepada siapa dia meminta.

Lebih dari 4 (empat) hal diatas adalah : "Dan Allah mengabulkan permintaannya itu" Haleluyaa! Bukan dimuliakan lebih daripada saudara-saudaranya sebab Yabes hidup memuliakan TUHAN. Amin. Sudahkah hidupmu memuliakan TUHAN?