Feb'16 mg-3 PENUAIAN DITENGAH GONCANGAN

"Roh TUHAN ada pada-Ku, oleh Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tertawan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN telah datang." ~ Lukas 4:18-19

Memasuki tahun 2016, suatu penglihatan diberikan TUHAN kepada pendoa syafaat mengenai COOL.  Hamba TUHAN ini melihat ada kegelapan di atas suatu permukaan air yang besar, lalu tampaklah seperti sampan-sampan kecil muncul dan diatas sampan-sampan itu ada orang-orang yang sedang memancing atau menjala ikan.  Ketika Hamba TUHAN pendoa ini bertanya apakah maksud dari penglihatan ini, maka TUHAN menjawab bahwa sampan-sampan itu adalah COOL; COOL akan terus memberitakan kabar baik dan akan menuai jiwa-jiwa di tengah kegelapan dan goncangan. Haleluya!!

Bagaimana kita, sebagai anggota COOL, dapat melakukan penuaian ditengah kegoncangan dan kegelapan yang sedang melanda dunia ini?

1.  Beritakanlah Kristus kepada semua orang! (Lukas 4:18-19)

Tahun 2016 adalah Tahun Pembebasan Seutuhnya. Amin!  Dari nats yang telah kita baca ini, maka jelaslah bahwa pembebasan seutuhnya hanya kita dapatkan dalam dan melalui TUHAN Yesus Kristus.  Ketika Yesus membacakan teks ini, Ia menyatakan bahwa ayat ini telah menjadi kenyataan, yaitu karena diri-Nya.  Itulah sebabnya, saat kita menyatakan pembebasan seutuhnya, saat kita menyatakan kebaikan dan berkat TUHAN, maka kita harus memberitakan Yesus Kristus.  Ceritakanlah tentang Yesus; karya, kasih karunia dan kasih-Nya yang luar biasa dan yang dicurahkan bagi kita.  Dialah sumber kedamaian, kekuatan dan pembebasan kita.  Di dalam Dia kita mendapatkan segalanya. Haleluya!

2.  Berdoa dan berseru kepada TUHAN! (Mazmur 50:15)

TUHAN berkata dalam teks diatas: "Berserulah kepada-Ku ..."  Sekalipun ini adalah tahun rahmat TUHAN, namun kita jangan lengah karena kegoncangan/ kesesakan juga terjadi.  Dunia sedang menuju kepada kebinasaannya, tetapi orang-orang yang percaya dan berharap kepada TUHAN sedang menanti-nantikan Dia untuk datang kembali.  Itulah penting bagi kita hari-hari ini untuk berdoa dan berseru kepada TUHAN.  Berdoa dan berseru sesuai dengan apa yang Firman TUHAN katakan.

Tuntunan TUHAN kepada kita hari-hari ini melalui Gembala Sidang kita adalah kita banyak berbahasa ROH supaya kita terus ada dalam Hadirat-Nya dan dalam keadaan mengalami kepenuhan ROH KUDUS.  Kita juga berdoa sebagaimana Musa berdoa kepada TUHAN (Keluaran 33:15-16) memohon penyertaan TUHAN disepanjang jalan hidupnya, dan juga berseru seperti Yabes (1 Tawarikh 4:9-10) yang memohon berkat dari TUHAN; mengandalkan TUHAN sepenuhnya.  Baik Musa dan Yabes memuliakan TUHAN dan TUHAN membalas tindakan itu dengan memuliakan mereka di hadapan manusia.  Muliakanlah TUHAN melalui pernyataan iman kita, melalui pujian-penyembahan kita, melalui ucapan syukur kita dan melalui apa yang kita lakukan dalam keseharian kita.  Catatan: mengenai doa Musa dan doa Yabes telah kita bahas dalam dua sharing supplement sebelumnya.

3.  Berbelas kasihan kepada orang yang lebih lemah (Amsal 14:31)

Nats kita baca ini sebenarnya unik karena tidak hanya mengajarkan supaya kita berbuat baik kepada orang lemah, nats ini juga memberitahu kita agar kita tidak menindas mereka yang lemah.  Yang menghina mereka yang lemah artinya juga menghina TUHAN.  Sebaliknya, yang menaruh belas kasihan pada orang lemah, memuliakan TUHAN.  Bagaimana kita bertindak, atau tidak bertindak, kepada orang-orang yang lebih lemah dan miskin daripada kita akan sangat menentukan apakah mereka akan memuliakan TUHAN atau tidak (Matius 5:16).

Saudara-saudara, ingatlah, bahwa bagi mereka yang lemah atau belum mengenal Kristus, maka kita adalah gambaran yang terdekat yang mereka tahu mengenai Kristus.  Jika tindakan dan perlakuan kita salah, maka hal itulah yang akan mereka anggap sebagai tindakan dan perlakukan Kristus.  Ditengah kegoncangan dan kesesakan, mari kita bangkit menjadi berkat bagi mereka yang sedang mengalami hal tersebut.  Nyatakan Kristus melalui tindakan dan kepedulian kita.

4.  Bagikan dan alami mujizat TUHAN (Lukas 5:25-26)

Dalam konteks nats yang kita baca, kita mendapati bahwa beberapa orang membawa seorang yang lumpuh kepada Yesus, dan Ia menyembuhkan orang lumpuh tersebut.  Saudara, bagikanlah mujizat Kristus kepada mereka yang dalam keadaan terdesak.  Biarlah mereka merasakan kasih Allah nyata dalam hidup mereka.  Namun kita sendiri pun perlu mengalami mujizat daripada TUHAN.

Saat kita sendiri mengalami pergumulan, keterdesakan dan goncangan, itu adalah moment yang tepat untuk kita mengalami mujizat TUHAN.  Setelah mengalaminya, jangan lupa untuk menyaksikan dan membagikan kesaksian itu kepada orang-orang yang membutuhkannya.  Saksikan bagaimana ROH KUDUS menjamah dan mengubahkan hidup kita.  Biarlah ketika banyak orang melihat bahwa hidup kita diberkati dengan mujizat TUHAN, mereka memuliakan TUHAN dan juga mengalami mujizat daripada-Nya.  Biarlah penabur dan yang dituai sama-sama mengalami mujizat yang luar biasa dari TUHAN dan sama-sama memuliakan TUHAN. Haleluya!

Peneguhan

Inilah janji TUHAN bagi setiap anak-anak-Nya yang menuruti apa yang Ia perintahkan untuk dilakukan:

"Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih."

~ 2 Yohanes 1:3