Mar'16 mg-2 PAKAIAN PESTA DALAM PERJAMUAN KAWIN ANAK DOMBA

Bacaan: Matius 22:1-14

TUHAN YESUS mengajarkan kepada para murid dan para pendengar tentang Kerajaan Allah dengan banyak perumpamaan. Salah satunya perumpamaan tentang seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.

Perjamuan Kawin bicara tentang Kedatangan Kristus yang kedua kali, dimana sebelum menjejakkan kaki di bukit Zaitun, terlebih dahulu Tuhan Yesus datang diawan-awan, dan mereka yang mati di dalam Tuhan lebih dahulu dibangkitkan, kemudian kita yang masih hidup dengan sekejap mata diubahkan dalam tubuh kemuliaan dan kita menyongsong DIA di awan-awan permai dan akan ada Perjamuan Kawin Anak Domba (1 Tes 4:16-17).

Ada 2 (dua) syarat untuk dapat masuk dalam Perjamuan Kawin Anak Domba:

1. Merespon Undangan Sang Raja.

Kalau kita membaca perumpamaan tersebut, jelas sekalidinyatakan disana ada dua tipe orang. Yakni :

a. Mereka yang diundang tetapi tidak datang ke pesta.

Ini adalah tipe orang yang tidak merespon / menolak keselamatan yang Tuhan sediakan. Jangan sampai kita disesatkan oleh pengajaran hypergrace yang mengatakan bahwa karena begitu besar kasih karunia Allah sehingga Yesus mati untuk semua orang. Dengan demikian semua orang pasti diselamatkan.

Ingat!!! Kematian Kristus di kayu salib memang menyediakan keselamatan bagi semua orang, tetapi hanya mereka yang merespon terhadap undangan keselamatan tersebut dengan cara percaya kepada Yesus dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi yang memperolehnya!

b. Mereka yang diundang dan datang ke pesta.

Ini adalah tipe orang yang merespon / menerima undangan keselamatan yang Tuhan Yesus berikan / sediakan melalui karya salib!

2. Mengenakan Pakaian Pesta.

Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.

(Mat. 22:12-13)

Dari perumpamaan ini jelas sekali dinyatakan bahwa untuk masuk dalam perjamuan kawin anak domba tidak cukup hanya dengan merespon undangan sang Raja, tapi juga harus mengenakan pakaian pesta.  Orang yang tidak mengenakan pakaian pesta dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap alias NERAKA!

Jangan mau disesatkan! Hari-hari ini banyak pengajaran yang mengatakan bahwa setelah menerima Yesus kita tidak usah berbuat apa-apa lagi agar masuk dalam Kerajaan Sorga.

Kebenarannya adalah : Undangan itu bicara soal kasih karunia Allah yang menyediakan keselamatan bagi kita. Merespon undangan Tuhan berarti tindakan kita untuk percaya kepada-Nya dan menerima DIA sebagai Tuhan dan juruselamat. Mengenakan pakaian pesta berarti mengerjakan keselamatan yang Tuhan berikan dengan takut dan gentar. Memelihara Hidup kudus dan berkenan sesuai dengan Firman Tuhan dengan kemampuan yang Tuhan berikan kepada kita.

Keselamatan yang Tuhan berikan adalah anugerah, kewajiban kita adalah merespon anugerah tersebut serta mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar. Dengan demikian kita memastikan diri kita mengenakan pakaian pesta saat perjamuan kawin Anak Domba.