Jun'16 mg-2 Restorasi Pondok Daud : Kunci Penuaian Jiwa Besar-Besaran

“Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini,” (Kisah Para Rasul 15:15-17)

Semua gereja berdoa dan merindukan penuaian jiwa besar-besaran, tentu saja bukan semata-mata agar gereja menjadi penuh, atau menjadi mayoritas, melainkan sebuah kerinduan agar lebih banyak lagi orang-orang yang diselamatkan. Banyak sekali kita menjumpai seminar-seminar tentang pertumbuhan gereja atau penuaian jiwa-jiwa yang menawarkan metode penuaian jiwa yang diharapkan dapat menjadi berkat dan dapat diaplikasikan oleh para peserta seminar dalam penuaian jiwa di gereja mereka masing-masing.

Sejak 4 September 1989 yang lalu Gembala Sidang / Pembina kita diberi oleh TUHAN apa yang menjadi DNA (ciri khas / panggilan khusus) bagi gereja yang TUHAN percayakan kepada Gembala Sidang / Pembina kita, yakni Restorasi Pondok Daud. Awalnya TUHAN memberikan pengertian Restorasi Pondok Daud adalah Doa, Pujian, dan Penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam. Namun sejak 4 September 2013, TUHAN menambahkan pengertian akan Restorasi Pondok Daud menjadi "Prajurit-Prajurit TUHAN yang gagah perkasa, yang mempunyai gaya hidup doa, pujian dan penyembahan bersama-sama siang dan malam, yang melakukan kehendak Bapa pada jaman ini.

Ada 2 (dua) alasan utama mengapa Restorasi Pondok Daud :

1. Pondok Daud adalah Patron Penyembahan di Sorga.

“Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."  Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya, maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan." (Wahyu 4:8-11)

Di Sorga, tiada henti-hentinya doa, pujian dan penyembahan siang dan malam. Inilah yang TUHAN kehendaki dari antara umat-Nya.  Restorasi Pondok Daud, selain memuliakan TUHAN juga merupakan 'latihan' / persiapan kita masuk Sorga. Restorasi Pondok Daud memungkinkan seseorang memiliki kehidupan yang intim / erat dengan TUHAN.

(Sudahkah Anda memiliki keintiman dengan TUHAN dalam doa, pujian dan penyembahan? Belum terlambat! Mulailah dari Sekarang.)

2. Melalui Restorasi PPW Ada Penuaian Jiwa Besar-Besaran.

Kisah Para Rasul 15:17 mencatat alasan  mengapa TUHAN memulihkan kembali Pondok Daud yang telah roboh, yakni: "supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini,..." atau dengan kalimat yang lebih sederhana Gembala Sidang / Pembina menyimpulkan agar :  Setiap lutut bertelut setiap lidah mengaku bahwa YESUS adalah TUHAN. Inilah Penuaian jiwa besar-besaran.

Puji TUHAN atas apa yang DIA kerjakan dalam wadah kita. sampai saat ini kita melihat bagaimana penuaian jiwa kita alami. saat ini keluarga besar kita beranggotakan lebih dari 900 gereja dengan lebih dari 250.000 jemaat. Kita tidak akan bisa menuai jika memakai pengurapan yang lain. Jangan ikut-ikutan dengan DNA / pengurapan gereja lain. Sebab melalui restotasi pondok Daud kita mengalami penuaian jiwa besar-besaran.

(Anda ingin melihat penuaian jiwa-jiwa dalam keluarga besar atau di COOL Anda? Praktekkan DNA gereja kita!)